Minggu, 01 Juni 2014

kisah hidup

cinta yang semestinya, ,kini berakhir luka, seseorang pnyemangat hidup pergi mninggalkan aku demi keinginan keluarganya, apa aku yang salah, apa dia yang salah, apa dia tak mau mnunggu untuk kesuksesan aku, memamg wanita tidak untuk dilahirkan untuk mnunggu. setidaknya aku telah myakinkan'a bahwa aku selalu cinta, , kekecewaan ini terlalu dlam, karna aku telah memilih dia untuk jadi yang terakhir dalam hidupku. tapi kamu memilih untuk mninggalkanku untuk orang lain. sungguh kecewa, sungguh terluka. seseorang yang kita cinya mninggalkanku begitu saja. setidaknya jiwa ini telah berjuang untuk keutuhan hubungan kita, tapi apa kamu takan pernah percaya dengan hatimu untuku, bahkan kamu ragu dengan hatiku kmu masih mnanyakan bahwa aq cinta kamu apa tidak, sungguh terlalu . sekian lama kita ajlani kamu masih mnanyakan itu. aku berjuang sejauh ini demi kita berdua, apa kamu gak tau! aq pergi mninggalkanmu bukan hanya untuk kesenanganku, tapi pergi untuk mewujudkan mimpi kita berdua. itu juga suruhmu, aku selalu mndengar apa perkatan aku, tapi kamu sebaliknya. trimakasih bunda, kamu telah mngajarkanku banyak hal yang aku belum ketahui di dunia ini. tentang keikhlasan, tentang kesetiaan, tentang seseorang berjuang untuk mimpi kita dan hanya untuk terbuang sia-sia aku tak pernah membencimu, mungkin hanya keadaan dan nasib yang tak mndukungku.

3 komentar:

  1. gusti allah lewih ngeert
    ndi sing apik nggo koe
    ndi sing ora apik nggo koe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ia kun aq paham. Semua itu karna jalan takdir yang harus di tempuh semua umat manusia
      Sbagayanusia hanya bisa mnjalani dng ikhlas

      Hapus
  2. Ia kun aq siki ngerti. . Thnx sob

    BalasHapus