Kamis, 24 Juli 2014

lebaran di tanah rantau

Mlm ini adalah malam -3 mnjelang lebaran. Duduk sendiri di tempat kerja, ,maaf ibu, ayah, ,anakmu belum bisa mnemui ayah dan ibu tersayang, , Doaku selalu menyertaimu, di setiap ku mnarik nafas dan belajar untuk mnjadi anak yang mandiri. Anakmu lagi berusaha mencari keperuntungan di tanah rantu ini Bogor! Banyak kisah dan cerita di sini ayah ibu, yang bisa mnjadikan anak nakalmu ini mnjadi sedikit lebih dewasa! Mngerti akan halnya hidup. Mengerti apa itu susah mncari sesuap nasi. Aku di sini baik"saja ibu, , semoga ayah dan ibu juga baik"saja di rumah, ,anakmu mnyayngimu Kangen banget rasanya aku ini memeluk bliau dan meminta maaf atas kenakalanku ini sewaktu kecil. Sering kali membagkang dan mnghambur"kan uang yang buat keperluan tak berguna. Ternyata ini ibu. Anakmu ini telah merasakan'a Betapa suahnya mencari uang, , Tapi anakmu ini masih tetap berusaha ibu, ,demi membahagiakanmu dan demi cita"ku. Semoga anakmu ini mnjadi anak yang lebih baik dari sebelumnya dan meraih kesuksesan. ﺍﻣﻴﻦ ﻳﺎ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ Anakmu sayang ibu dan ayah. :)

Sabtu, 12 Juli 2014

berlajar dari hidup

Seberapakah manusia mempunyai kesabarn?
Mungkin sabar adalah sesutu kehrusan dalam mnjalani hidup. Suatu keharusan manusia hidup dalam sebuah kesabran.
Kadang kita terlalu tergesa-gesa dalam memutuskan sebuah keputusan yang kadang merugikan diri sendiri.
Karna kurang sabarnya kita untuk bertindak atau kurang sabarny kit dalam memilih sebuah kehidupan.
Banyak sekali kita mngalami hal yang membuat kit mnyesal di kemudian hari krna kita terlalu ceroboh dlam berpikir kita atau kurangnya kesabaran kita dalam menjalani hidup. Dan al hasil kita selalu menyesal dengan keputusan- keputusan yang di but kita sendiri.
Dlam agama kita di ajarkan sebuah kesabaran.
Pahit memang akan tetapai darii sebuah kesabaran akn berbuah manis. Selama kita bersabar dan selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Bukan hanya sabar saja, tapi sbar akan berbuah manis jika di dampingi sebuah keikhlasan.
Ikhlas untuk menerima apa yang tuhan sudah mngambil sesuatu yang amat berharga dlam hidupkita, ikhlas dalam mnjalankan aturan-aturan yang sudah di tetapkan-Nya. Sebagay manusia hanya bisa merencanakan dan sisanya apakah rencna kita di ridhoi-Nya, apakah rencana kita akan di gaantikan dengan rencana-nya yang mungkin lebih indah dari rencana kita.
Sebagay manusia kita hanya bisa berdoa, dan berikhtiar serta di dasari rasa sabar dan keikhlasan diri.
Inssyaallah kita akan menuai hasil manis dari kesabaran. Amin

Mata Hati: Kisah Nyata : 2 kenyataan hidup pahit seorang wanita mapan

Mata Hati: Kisah Nyata : 2 kenyataan hidup pahit seorang wanita mapan

Mata Hati: Kisah Nyata : 2 kenyataan hidup pahit seorang wanita mapan

Mata Hati: Kisah Nyata : 2 kenyataan hidup pahit seorang wanita mapan

Rabu, 09 Juli 2014

pilihanku adalah jalan hidupku

Sudah lama sekali rasanya tak membuka blog yang ngawur ini. Hari ini adalah hari ang bersejarah bagi bangsaku juga bagi awal hidupku. Awal baru, pemimpin baru, kehidupan baru. Semoga apa yang aku pilih adalah sebuah pilihan yang selalu ada dalam ridho Allah swt. Mungkin hidup ini adalah semua pilihan, pilihan untuk menjadi orang maju atau sebaliknya, hanya berfikir untuk hari ini dan esok saja bukan untuk memikirkan hari ini dan untuk haRri ini saja melainkan untuk memikirkan untuk seumur hidupku. Inilah manusia mungkin banyak merencanakan rencana yang berlebihn. Bukankah manusia hanya merencanakanya saja dan berdoa agar rencana-rencana itu menjadi sebuah kenyataan. Namun kehendak yang Kuasalah yang memberi jalan dari sebuah rencana-rencana itu semua yang kita rencanakan. Bahkan tak semua apa yang kita rencanakan tak sejalan apa yang sudah kita rencanakan. Bahkan meleset jauh dari jalan yang kita sudah pikirkan matang matang. Semua itu kembali pada yang maha Kuasa. Manusia hidup penuh dengan rencana-rencananya, dan apakah Tuhan selalu meridhoi rencana2 kita. Inilah hidup. Kadang kita hidup didunia ini seperti halnya roda. Roda yang akan terus berputar pada porosnya. Kita bahkan belum tau pasti kapan kita akan berada di atas kapan juga akan berada di bawah. Kita hanya cuman bisa mngikuti khidupan. Mnjalani ketentuan ketentuannya. Dengan lapang dada, rendah hati, ikhlas, dan juga tawakal.